PDMBUNGO.OR.ID, YOGYAKARTA – Pelatihan Pelatih Futsal Level Nasional yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi ditutup pada Minggu (6/7/2025), bertempat di Museum Muhammadiyah, Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara LPO PP Muhammadiyah, Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Asprov PSSI DIY. Selama beberapa hari, para peserta yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti sesi pelatihan intensif yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi kepelatihan futsal.
Acara penutupan berlangsung secara khidmat namun tetap meriah, menandai berakhirnya seluruh rangkaian pelatihan. Penutupan resmi dilakukan oleh Irwan Akib, Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi pendidikan, seni, budaya, dan olahraga.
Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan dua pesan penting. Pertama, ia berharap olahraga futsal semakin populer di masyarakat serta mampu melahirkan prestasi, baik dari sisi atlet maupun pelatih. Kedua, ia menekankan bahwa olahraga, termasuk futsal, bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana dakwah yang efektif.
“Futsal harus dilihat sebagai bagian dari dakwah kultural Muhammadiyah. Melalui komunitas olahraga, kita bisa melakukan pembinaan yang bermakna dan membangun jejaring dakwah yang luas. Peran LPO sangat strategis di sini,” ujar Irwan.
Senada dengan itu, Ketua LPO PP Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi besar Muhammadiyah dalam membentuk ekosistem olahraga yang profesional, terstruktur, dan berkesinambungan.
“Kegiatan ini bukanlah akhir. Kita menargetkan pelatihan lanjutan seperti AFC Level 1 ke depannya. Selain itu, kami mendorong pembentukan jaringan alumni pelatih futsal Muhammadiyah yang solid, agar bisa saling bertukar pengalaman dan terus berkembang bersama di bawah naungan LPO,” jelas Gatot.
Salah satu peserta, Bening Satria Prawita Dwiharja dari LSBO PDM Gresik, menyampaikan kesannya selama mengikuti pelatihan. Ia mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam pelatihan tingkat nasional ini dan berharap relasi antarpeserta dapat berlanjut menjadi kolaborasi nyata di berbagai daerah.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari perwakilan KONI DIY, Bambang Utoro, yang hadir dalam acara penutupan. Dalam sambutannya, ia menyambut baik sinergi antara organisasi olahraga dan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah dalam membangun prestasi dan pembinaan olahraga, khususnya cabang futsal.
Sebagai simbolisasi penutupan, dilakukan penyerahan sertifikat kepada beberapa perwakilan peserta, di antaranya Agung Rizky Prastowo (DIY) dan Hasmi Ridho (Kalimantan Selatan). Penyerahan ini menjadi wujud apresiasi atas partisipasi dan komitmen mereka selama mengikuti pelatihan.













