Senin, Februari 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
PDMBUNGO
  • Home
  • Opini
  • Khutbah
  • Hukum Islam
  • Amal Usaha
  • Video
  • Arsip
  • PCM
    • All
    • Bungo Dani
    • Pasar Muara Bungo
    • Pelepat
    • Rimbo Tengah
    PDM Bungo Gelar Pelatihan Administrasi Organisasi untuk PCM, ORTOM dan AUM se-Kabupaten Bungo

    PDM Bungo Gelar Pelatihan Administrasi Organisasi untuk PCM, ORTOM dan AUM se-Kabupaten Bungo

    Tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Bersama

    Tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Bersama

    Musyawarah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pelepat Hasilkan Kepengurusan Baru Periode 2025–2027

    Musyawarah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pelepat Hasilkan Kepengurusan Baru Periode 2025–2027

    Trending Tags

    No Result
    View All Result
    pdmbungo.or.id
    • Home
    • Opini
    • Khutbah
    • Hukum Islam
    • Amal Usaha
    • Video
    • Arsip
    • PCM
      • All
      • Bungo Dani
      • Pasar Muara Bungo
      • Pelepat
      • Rimbo Tengah
      PDM Bungo Gelar Pelatihan Administrasi Organisasi untuk PCM, ORTOM dan AUM se-Kabupaten Bungo

      PDM Bungo Gelar Pelatihan Administrasi Organisasi untuk PCM, ORTOM dan AUM se-Kabupaten Bungo

      Tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Bersama

      Tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Bersama

      Musyawarah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pelepat Hasilkan Kepengurusan Baru Periode 2025–2027

      Musyawarah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pelepat Hasilkan Kepengurusan Baru Periode 2025–2027

      Trending Tags

      No Result
      View All Result
      pdmbungo.or.id
      No Result
      View All Result
      • Home
      • Opini
      • Khutbah
      • Hukum Islam
      • Amal Usaha
      • Video
      • Arsip
      • PCM
      Home Hukum Islam

      Bolehkah Berdoa Sambil Memejamkan Mata?

      Junaisme_ by Junaisme_
      Sabtu 4 Oktober, 2025
      in Hukum Islam
      Reading Time: 3 mins read
      Bolehkah Berdoa Sambil Memejamkan Mata?
      3.6k
      SHARES
      11.5k
      VIEWS
      Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

      Doa adalah salah satu bentuk ibadah yang menunjukkan kehambaan manusia di hadapan Allah SWT Melalui doa, seorang hamba memohon agar dikabulkan keinginannya dan dijauhkan dari keburukan.

      Dasar hukum disyariatkannya doa sangat jelas termaktub dalam al-Qur’an, surah al-Baqarah ayat 186:

      وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

      “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. al-Baqarah [2]: 186).

      Ayat ini menegaskan bahwa doa merupakan ibadah yang dekat dengan Allah, dan siapa pun yang berdoa dengan hati yang hadir, insyaAllah doanya akan dikabulkan.

      Syarat-Syarat Terkabulnya Doa

      Para ulama menjelaskan sejumlah syarat agar doa seorang hamba dikabulkan Allah, antara lain:

      1. Beriman dan taat kepada Allah

      Dalilnya sebagaimana tersirat dalam ayat di atas (QS. al-Baqarah [2]: 186).

      1. Berdoa langsung kepada Allah tanpa perantara

      Allah SWT menegaskan dalam surah al-Fatihah ayat 5:

      إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

      “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.” (QS. al-Fatihah [1]: 5).

      1. Memperbanyak istighfar sebelum berdoa

      Sebagaimana firman Allah dalam surah Nuh ayat 10:

      اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

      “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.” (QS. Nuh [71]: 10).

      1. Yakin bahwa doa akan dikabulkan

      Allah berfirman dalam surah Ghafir ayat 60:

      وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

      “Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.’” (QS. Ghafir [40]: 60).

      1. Doa harus disertai dengan usaha (ikhtiar)

      Allah SWT berfirman dalam surah ar-Ra’d ayat 11:

      إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ

      “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. ar-Ra’d [13]: 11).

      Adab-Adab dalam Berdoa

      Selain syarat, seorang Muslim juga dianjurkan memperhatikan adab-adab doa, antara lain:

      • Mengangkat tangan saat berdoa.
      • Memulai doa dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad saw.
      • Berdoa dengan penuh kerendahan hati dan suara yang lembut.
      • Menutup doa dengan hamdalah.

      Adab-adab ini didasarkan pada banyak hadis Rasulullah saw., misalnya hadis riwayat Abu Dawud dari Salman al-Farisi ra.:

      إِنَّ رَبَّكُمْ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا

      “Sesungguhnya Tuhan kalian adalah Maha Pemalu lagi Maha Mulia. Dia malu kepada hamba-Nya apabila ia mengangkat kedua tangannya (berdoa) lalu Dia mengembalikannya dalam keadaan kosong.” (HR. Abu Dawud, no. 1488, dinyatakan hasan oleh al-Albani)

      Mengenai doa sambil memejamkan mata, dalam sumber-sumber syariat (al-Qur’an dan hadis) tidak terdapat perintah maupun larangan khusus. Tidak ada keterangan yang mewajibkan berdoa dengan mata terbuka ataupun tertutup.

      Karena itu, hukumnya kembali pada tujuan utama doa, yaitu mendapatkan kekhusyukan. Jika membuka mata lebih membuat seorang hamba fokus, maka itu lebih baik baginya. Sebaliknya, jika memejamkan mata membantu menghadirkan hati, maka hal itu juga diperbolehkan.

      Inti dari doa bukanlah pada posisi tubuh atau arah pandangan, melainkan pada hadirnya hati yang penuh penghambaan kepada Allah SWT, karena Dia telah berjanji:

      ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

      “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Ghafir [40]: 60).

      Referensi:

      Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, “Memejamkan Mata Saat Shalat Dan Berdo’a”, dalam Majalah Suara Muhammadiyah Edisi 24 Tahun 2018.

      Share1427Tweet892Send
      Previous Post

      Lazismu PDM Bungo dan Lazismu Ummuba Berbagi Sembako untuk Guru-Guru AUM di Lingkungan PDM Bungo

      Next Post

      Jika Hutang Negara Tidak Lunas, Apakah Semua Rakyat Dikenai Hukuman di Akhirat?

      Junaisme_

      Junaisme_

      Next Post
      Jika Hutang Negara Tidak Lunas, Apakah Semua Rakyat Dikenai Hukuman di Akhirat?

      Jika Hutang Negara Tidak Lunas, Apakah Semua Rakyat Dikenai Hukuman di Akhirat?

      Doa Agar Terhindar dari Gangguan Mental dan Jeratan Hutang Berdasarkan Sunah Nabi

      Doa Agar Terhindar dari Gangguan Mental dan Jeratan Hutang Berdasarkan Sunah Nabi

      Memahami datangnya Ujian

      Memahami datangnya Ujian

      Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA), Menjadi pilihan Gen Z dengan Menawarkan Semangat Jiwa Muda dan Semangat Berkemajuan

      Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA), Menjadi pilihan Gen Z dengan Menawarkan Semangat Jiwa Muda dan Semangat Berkemajuan

      Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

      Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      Facebook

      Infobungo.id

      Recommended

      Tutup Pelatihan Pelatih Futsal Nasional, Irwan Akib: Komunitas Olahraga Bagian dari Dakwah Muhammadiyah

      Tutup Pelatihan Pelatih Futsal Nasional, Irwan Akib: Komunitas Olahraga Bagian dari Dakwah Muhammadiyah

      Senin 7 Juli, 2025
      11.5k
      Syamsul Anwar Sebut Tiga Bekal Wajib Ulama Muhammadiyah di Era Global

      Syamsul Anwar Sebut Tiga Bekal Wajib Ulama Muhammadiyah di Era Global

      Rabu 9 Juli, 2025
      11.5k

      Trending

      Ramadhan 1447 H di Masjid Al Furqon PDM Bungo Berlangsung Khidmat, Perbedaan Awal Puasa Jadi Rahmat

      Ramadhan 1447 H di Masjid Al Furqon PDM Bungo Berlangsung Khidmat, Perbedaan Awal Puasa Jadi Rahmat

      Selasa 17 Februari, 2026
      11.6k
      Apakah Salat Batal Jika Pakaian Terkena Najis? Simak Penjelasan Ulama Muhammadiyah

      Apakah Salat Batal Jika Pakaian Terkena Najis? Simak Penjelasan Ulama Muhammadiyah

      Jumat 1 Agustus, 2025
      389
      Menjaga Roh Gerakan Persyarikatan dengan Gemar Mengaji

      Menjaga Roh Gerakan Persyarikatan dengan Gemar Mengaji

      Selasa 8 Juli, 2025
      11.5k
      Bersatu untuk Iklim: Walk for Peace Libatkan Kaum Muda Lintas Iman dan Difabel

      Bersatu untuk Iklim: Walk for Peace Libatkan Kaum Muda Lintas Iman dan Difabel

      Rabu 9 Juli, 2025
      11.5k
      Muhammadiyah Kembangkan Ilmu Hukum Berbasis Nilai-Nilai Profetik

      Muhammadiyah Kembangkan Ilmu Hukum Berbasis Nilai-Nilai Profetik

      Rabu 9 Juli, 2025
      11.5k
      pdmbungo.or.id

      Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada tahun 1912 di Yogyakarta. Bergerak di bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, dan sosial, Muhammadiyah berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah dengan semangat pembaruan Islam .

      Follow Us

      • About
      • Advertise
      • Privacy & Policy
      • Contact

      © 2025 Infobungo.id - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bungo

      No Result
      View All Result
      • Home
      • Opini
      • Khutbah
      • Hukum Islam
      • Amal Usaha
      • Video
      • Arsip
      • PCM

      © 2025 Infobungo.id - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bungo