PDMBUNGO.OR.ID, KOTA CIREBON – Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, M. Izzul Muslimin, secara resmi membuka Klinik dr. Sjarief PKU Muhammadiyah Cirebon pada Sabtu (6/7) bertempat di Harjamukti, Kota Cirebon.
Dalam sambutannya, Izzul menegaskan bahwa pendirian klinik ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam melanjutkan tradisi pelayanan sosial sejak awal berdirinya organisasi. Menurutnya, selain fokus di bidang pendidikan, Muhammadiyah juga telah dikenal luas atas kontribusinya dalam sektor kesehatan.
“Dakwah Muhammadiyah tidak hanya lewat pendidikan, tapi juga melalui pelayanan kesehatan. Alhamdulillah di Cirebon pendidikan sudah lengkap dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, dan kini sektor kesehatan semakin kuat dengan kehadiran klinik dan rumah sakit,” ujar Izzul.
Dengan diresmikannya Klinik Pratama dr. Sjarief PKU Muhammadiyah, layanan kesehatan Muhammadiyah di wilayah Cirebon kini semakin lengkap dan menjangkau lebih luas masyarakat dari berbagai lapisan.
Lebih lanjut, Izzul menyampaikan harapannya agar klinik ini dapat berkembang menjadi rumah sakit di masa mendatang. Ia menilai fasilitas yang dimiliki saat ini sudah sangat representatif, dengan dukungan tiga layanan utama: Poli Umum, Poli Gigi, dan Farmasi.
“Untuk ukuran klinik baru, ini sudah sangat memadai. Bahkan, dari sisi bangunan bisa dikatakan cukup mewah. Semoga ke depan klinik ini bisa tumbuh lebih besar dan menjadi rumah sakit yang bermanfaat untuk umat,” imbuhnya.
Sementara itu, perwakilan dari Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cirebon, Imam Zaenudin, menyampaikan bahwa saat ini Muhammadiyah telah mengelola tiga klinik dan satu rumah sakit di Kota Cirebon. Ia menambahkan, keberadaan Klinik dr. Sjarief menjadi pelengkap penting dalam sistem layanan kesehatan Muhammadiyah di daerah tersebut.
“Dengan adanya klinik ini, jaringan pelayanan kesehatan Muhammadiyah di Cirebon semakin kuat. Kami berharap semua warga, tanpa terkecuali, bisa mengakses layanan ini dengan mudah,” jelas Imam.














