pdmbungo.or.id – Lembaga Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPAIK) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA) melaksanakan kegiatan Baitul Arqam (BA) Mahasiswa selama dua hari satu malam di Kampus 1 UMMUBA. Kegiatan ini merupakan agenda wajib bagi seluruh mahasiswa baru sebagai syarat mengikuti mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) 1.
Dalam sambutannya, Ketua LPAIK, Iri Hamzah, S.H.I., M.H.I. menegaskan bahwa BA Mahasiswa bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan upaya sistematis LPAIK dalam membina karakter dan pemahaman keislaman mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa setelah mengikuti BA, mahasiswa akan diarahkan untuk aktif di organisasi otonom Muhammadiyah di lingkungan UMMUBA seperti IMM, Hizbul Wathan, dan Tapak Suci. Keaktifan ini diwajibkan selama masa studi, guna menumbuhkan jiwa kader Muhammadiyah yang berkemajuan.
“Di akhir semester VIII nantinya, mahasiswa juga akan kembali mengikuti BA sebagai proses pemantapan sebelum menyelesaikan studi. Harapannya, mereka dapat terjun aktif di Ortom, PCM, PCA, dan ranah persyarikatan lainnya,” ujarnya.
Iri Hamzah juga menyampaikan laporan bahwa BA kali ini diikuti 357 mahasiswa semester 1 FKIP, dibagi dalam dua gelombang: gelombang pertama 200 peserta dan gelombang kedua 157 peserta.
Semester depan, BA Mahasiswa kembali dijadwalkan untuk mahasiswa semester 2 Fakultas Teknologi, Kesehatan dan Sains (FTEKS).
Adapun instruktur yang bertugas pada pelaksanaan BA kali ini meliputi:
Instruktur Nasional:
• Kemal Hidayatullah, M.Pd., AIFO. (Master of Training/MoT)
• Husnil Hidayat, MT., MM. (Sekretaris Instruktur)
• Junaidi, S.Pd., M.Pd., C.STP. (Imam of Training/IoT)
Instruktur Wilayah:
• Agus Fadilah Ajis, S.Pd., C.STP. (Anggota Instruktur)
• Dr. Apdoludin, S.Pd., M.Pd. (Anggota Instruktur)
• Iri Hamzah, S.H.I., M.H.I. (Anggota Instruktur)
• Zirul Habibi, S.Pd., C.E.T., C.STP. (Anggota Instruktur)
Di akhir sambutannya, Iri Hamzah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan, khususnya para instruktur yang telah meluangkan waktu dan tenaga dalam proses perkaderan mahasiswa UMMUBA.
Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed., juga memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan BA Mahasiswa. Dalam sambutannya, Rektor UMMUBA, Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed. menegaskan,
“UMMUBA memiliki posisi yang sangat penting dalam menjadi perpanjangantangan dari persyarikatan Muhammadiyah, khususnya di tingkat daerah untuk melaksanakan amanah dakwah Amar Makruf Nahi Mungkar melalui pendidikan”.
UMMUBA juga berkomitmen dalam menegakan nilai-nilai perserikatan, Salah satu bentuk dakwah tersebut adalah dengan melakukan internalisasi nilai-nilai keislaman menurut pemahaman Muhammadiyah.
Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed. juga berpesan kepada para peserta Baitul Arqom agar memiliki kesatuan sikap, integritas, wawasan dan cara berpikir dalam memahami dan melaksanakan misi Muhammadiyah, dan peserta Baitul Arqom diharapkan memiliki pemahaman yang benar terhadap ideologi gerakan Muhammadiyah,
“Besar harapan saya, semua materi selama kegiatan pengkaderan dapat diikuti secara sempurna, dengan menjaga kedisiplinan. Jika ingin sukses dalam pengkaderan maka harus menjaga kedisiplinan, memiliki komitmen untuk mau sukses, bersungguh-sungguh, sabar dengan didasari dengan keimanan dan diikat dengan keikhlasan dan setelah meraih sukses harus bersyukur kepada Allah SWT.” tambah Dr. Renda Lestari, S.Pd., M.Ed. dalam sambutan nya.
Dengan terselenggaranya Baitul Arqam Mahasiswa UMMUBA tahun ini, diharapkan proses pembinaan kader di lingkungan kampus dapat terus berjalan secara terarah dan berkesinambungan. Sinergi antara instruktur pusat, instruktur wilayah, PDM Bungo, dan UMMUBA melalui LPAIK menjadi bukti kuat bahwa komitmen terhadap penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan terus dijaga. Kegiatan ini bukan hanya membentuk karakter mahasiswa, tetapi juga menyiapkan mereka sebagai kader persyarikatan yang siap berkhidmat di masa depan. UMMUBA pun menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan perkaderan, sehingga nilai-nilai Muhammadiyah dapat semakin mengakar dan memberi manfaat bagi umat, perserikatan, bangsa, dan daerah.
D-Hasan














