Dalam ujian, tidak hanya seberapa cepat waktu kita menjawab soal dan berhasil menjawabnya. Namun ujian merupakan sebuah pengukuran atau legalitas bahwa kita mampu dan sanggup untuk naik kelas, serta melanjutkan pelajaran diatasnya.
Lalu Kenapa kita di uji? Karena kita ingin naik kelas.
Selanjutnya, kenapa kita ingin naik kelas? Karena kita memiliki keinginan dan sebelum keinginan itu di dapatkan, dalam kurikulum pendidikan, untuk naik kelas tentu memiliki syarat agar nantinya kita memperoleh legalitas dalam mendapatkan nya dan yang menciptakan kurikulum pun menganggap bahwa kita siap dan sanggup dalam menerima hasil dari yang kita inginkan..
Persoalannya, banyak dari kita yang gugur perlahan dalam menerima ujian, bahkan ada yang tidak ingin di uji..
Padahal, ujian itu tergantung apa yang akan kita inginkan..
Kita hanya perlu menyadari, dalam sistem pendidikan “Siswa yang ingin lulus sekolah wajib menyelesaikan ujian yang telah disiapkan sesuai kurikulum dan nantinya dianggap pantas untuk menerima hasil yang diinginkan, yaitu lulus.
Namun ini bukan hanya soal ujian naik kelas, melainkan tentang cobaan agar kita mendapatkan jawaban atas segala doa yang telah di ucapkan..
Hal ini sejalan dengan Surat Al-Baqarah ayat 155:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ
Yang artinya: “Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar..”
Ayat ini menjelaskan bahwa ujian-ujian tersebut merupakan bentuk ujian kesabaran dari Allah, dan mereka yang sabar akan mendapat berita gembira dan rahmat dari Tuhan mereka.
Maka dari itu ujian berfungsi sebagai jembatan bahwa kita akan mendapatkan hasil atau pencapaian dari yang kita inginkan.
Masih di surat yang sama Al-Baqarah ayat 157 menegaskan:
اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ
Yang artinya: Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.
Dalam ayat ini menjelaskan kepada kita, Kabar gembira itu ialah berita bahwa orang yang sabar itu mendapat ampunan, rahmat dan pujian dari Allah, dan orang-orang yang mendapat petunjuk kepada jalan yang benar
So? Yang merasa belakang ini banyak ujian dan terasa berat, bersabarlah sedikit lagi. Mungkin doa yang kita panjatkan selama ini akan segera dikabulkan di saat kita telah mampu menerimanya.
Jangan lupa untuk selalu berdoa, dan jangan kaget dengan ujian nya…
junaisme_














