PDMBUNGO.OR.ID, JAKARTA, – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) merayakan 23 tahun perjalanannya dalam melayani umat dengan mengangkat tema “Lazismu untuk Kesejahteraan Semua”. Momentum ini menjadi refleksi atas dedikasi Lazismu dalam mendorong kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan, baik bagi masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Pada peringatan milad tersebut, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais, menyampaikan bahwa semangat filantropi Islam yang dibawa Lazismu harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh ciptaan Allah. Mulai dari program pemberdayaan dhuafa, peningkatan kualitas pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat menjadi bagian dari misi besar kesejahteraan yang diusung Lazismu.
Selama lebih dari dua dekade, Lazismu telah bertransformasi dari sekadar lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah menjadi jembatan kebaikan antara para muzakki dan mustahik. Seluruh program yang dijalankan difokuskan pada dampak nyata, terukur, serta membawa manfaat luas bagi umat.
“Makna kesejahteraan bagi kami tidak semata-mata berkaitan dengan aspek materi, tetapi juga menyentuh aspek keadilan, ketenangan jiwa, kebahagiaan, serta rasa aman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rais.
Menginjak usia ke-23, Lazismu memulai inisiatif baru di bidang pendidikan dengan meluncurkan program peningkatan sarana dan prasarana belajar di 300 sekolah Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Target tersebut direncanakan dapat tercapai dalam kurun waktu tiga bulan.
“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas belajar-mengajar di sekolah-sekolah tersebut meningkat, sehingga dapat memberi dampak positif secara langsung terhadap proses pendidikan generasi muda,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Rais mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung langkah-langkah kebaikan Lazismu. “Semoga inisiatif ini menjadi awal dari jalan panjang menuju masa depan yang lebih cerah. Selamat milad ke-23 untuk Lazismu. Semoga terus menjadi cahaya kebaikan bagi semua,” tutupnya.














